W|H|D

First Holiday in 2018


Untuk membuka tahun (yang spektakuler) ini, kita ber-3 berlibur ke Bali di bulan Januari. Kita memang merencanakan liburan di pertengahan Januari untuk menghindari high season: flight mahal, flight delay (karena air traffic penuh), hotel penuh dan mahal, antrian panjang di tempat-tempat makan enak, dan macet di Bali.

Intinya mencoba menghindari hiruk pikuk perayaan tahun baru dan anak libur sekolah yes.
Trip kali ini kita stay 5 hari. Perdana bawa toddler terbang ber-3 an aja nih. Biasa bawa rombongan sirkus kemana-mana.

New Year Break

SELAMAT TAHUN BARU 2018!


Tahun lalu during new year's eve gue, suami dan Eric di rumah aja nonton kembang api dari balkon kamar. Saat itu Eric masih 8 bulan dan baru aja bisa duduk. Dia nonton kembang api di kasur sambil duduk dan pegangan karna takut suaranya gede banget.

Tahun ini kita ber-3 spend the new year di rumah mertua dan tertidur di jam 8 malam. Bangun-bangun udah pagi aja gitu.. hahaha.. maklum ngurus toddler lebih capek dari pas bayik ya? Entahlah..

So to be honest, pergantian tahun 2017 ke 2018 tidak ada perayaan yang spesial, it really is just another day like any other day. But in a different note, I'm so looking forward to this new 2018 untuk peruntungan yang lebih baik terutama my well-being physically and mentally.

Berhubung December kemarin ini banyak long weekend (Christmas dan New Year), jadi as much as possible kita spend waktu bareng Eric karena kan ya gue dan suami berdua are working parents alias kantoran alias corporate slaveeeeeeee! Selain itu di waktu yang bersamaan adalah hari Ibu dan hari ulang tahun gue which means, gue minta "me time".

Berikut beberapa highlights di akhir December:

Post Pregnancy Health Journey

Oh I miss you blog. so. much. *cry*

Rasanya pengen ngupdate segala-galanya tapi coba kita fokus dulu sama sharing soal kesehatan gue deh ya.. soalnya persis tahun lalu (2016) gue dirawat di rumah sakit yang lumayan lama. Gue nulis post ini berat banget dan selama ngetik pun perasaan yang dulu-dulu jadi kebawa lagi.. so painful to write tbh. But I felt like this is a "once-in-a-lifetime" experience that must be recorded in a form that I can always look back.

It's time to recap and reflect!


Secara garis besar, setelah gue lahiran dengan C-Section tahun lalu, recovery gue termasuk yang agak lama. Kamar tidur di rumah gue ada di lantai 2 dan gue inget sampe bulan ke-2 itu gue jarang sekali turun ke bawah, selain kalau mau pergi ke RS check-up. Sehari-hari pada jam makan, makanan dibawain ke kamar, dan juga kalo Eric mau nyusu, biasanya dia "diambilin" dan "dikasih" ke gue yang di tempat tidur. Pompapun.. biasanya di kamar dan botol-botol diambilin buat ditaro di kulkas di bawah. Ga terlalu banyak kegiatan secara fisik karena emang perut gue masih sakit.


Lebaran = Nanny-less

Sebelum mulai, gue mau mengucapkan selamat Idul Fitri, Minal Aidin Walfaidzin, maaf lahir dan bathin dari kami sekeluarga.

Lebaran kali ini liburnya panjang banget ya guys, apalagi saya nambah additional 5 hari cuti karena sang Nanny "extend" pulang kampungnya. Lagu lama ya... Gue sih bersyukur aja karena Nanny nya Eric yang ngasuh dari lahir balik lagi... yang lain-lainnya ditelan manis saja.

Professional Blog Designs by pipdig